24 Pelabuhan Akan Dibangun untuk Program Tol Laut
gototopgototop
 
English (United Kingdom)Indonesian (ID)Chinese (Simplified)
          Instagram   

Quick Selection

News Flash

Indonesia's Gunung cuts reliance on slab imports with new caster
Indonesia’s Gunung Steel Group plans to reduce its dependence on imported slabs through the commissioning of a brand new continuous slab caster by the end of this year.

“Next month we’ll start producing slabs – we’ll be making a trial of 10,000 tonnes,” a company source told Steel First.

“We’ll be able to produce a wide range of slabs and rely less on imports,” he added. 

Read more...

24 Pelabuhan Akan Dibangun untuk Program Tol Laut


E-mail Print PDF

Jakarta, (Analisa). Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengembangkan 24 pelabuhan ?untuk mendukung program tol laut, kebutuhan investasinya Rp 39,5 triliun. Investasi tersebut belum termasuk untuk pengadaan kapal-kapal besar yang akan bolak-balik di tol laut.

Berdasarkan data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dikutip Selasa (18/11), pengembangan pelabuhan bakal dilakukan mulai dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia. Rata-rata alokasi yang dianggarkan untuk satu pelabuhan diperkirakan senilai Rp 1,5 triliun.

Berikut daftar pelabuhan yang akan dibangun dan dikembangkan:

Pelabuhan Banda Aceh mendapatkan alokasi anggaran          Rp 1 triliun.

Pelabuhan Belawan, Medan sebesar                Rp 3 triliun.

Pelabuhan Pangkal Pinang sebesar               Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Kuala Tanjung sebesar              Rp 3 triliun.

Pelabuhan Dumai sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Panjang              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Batam sebesar              Rp 3 triliun.

Pelabuhan Padang sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Tanjung Priok sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Cilacap sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Tanjung Perak sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Pelabuhan Lombok sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Kupang sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Banjarmasin sebesar              Rp 1,5 triliun

Pelabuhan Pontianak sebesar             Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Palangka Raya sebesar              Rp 1 triliun.

Pelabuhan Maloy sebesar                       Rp 1 triliun.

Pelabuhan Bitung dengan anggaran                       Rp 3 triliun.

Pelabuhan Makassar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Ambon sebesar              Rp 1 triliun.

Pelabuhan Halmahera sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Sorong sebesar              Rp 1,5 triliun.

Pelabuhan Jayapura sebesar              Rp 1 triliun.

Pelabuhan Merauke sebesar              Rp 1,5 triliun.

Total keseluruhan kebutuhan investasi pengembangan 24 pelabuhan tersebut adalah Rp 39,5 triliun.

Program Tol Laut merupakan sistem logistik kelautan atau dengan nama lain 'Pendulum Nusantara'. Konsep ini memungkinkan Kapal-kapal besar bolak-balik membawa logistik dari barat ke timur atau sebaliknya. Pengembangan pelabuhan juga mendorong keberadaan pelabuhan laut dalam sehingga bisa disinggahi kapal-kapal besar. (dtc)

 

Websites Optimised for IE 6+ with 1024 x 768 pixel resolution | © Copyright 2010 - 2016. Gunung Steel Group | Contact Webmaster